Kamis, 03 Januari 2013

(masih) menjadi musafir gig di tahun 2012


Tahun 2012 masih menjadi Musafir Gig--julukan yang diberikan oleh Gembi kepada saya, meskipun tidak banyak gig yang saya sambangi, saya beruntung bisa menikmati sejumlah gig dengan daftar band yang memikat, venue yang tepat, crowd yang asjik, dan gig organizer yang handal. 


01. Paris In The Making : Origins S.E.A Tour 2012
Blitar, 23 Maret 2012
Pertama kali ke kota Blitar untuk menghadiri pertunjukkan Paris In The Making yang sedang tour di sejumlah kota di Indonesia, meskipun saya baru tahu nih band saat publikasi beredar, saya yakin untuk datang, meskipun ada yang bertanya tanya "sejak kapan suka emocore?". Selain Paris In The Making, saya ingin mengenal gig organizer-nya : Youth Syndicate Family yang diprakasai oleh kawan dunia maya yang juga adalah zinester : Addy Londo. Setelah keliling jalan kaki di kota Blitar lanjut ke markas mereka dan berkenalan dengan anak anak Youth Family Syndicate dan rombongan Paris In The Making. Karena anak2 Paris In The Making (INN, SAM, SU, ZAD, SYAD) asik2, saya mengajak mereka jalan kaki menikmati pusat kota sebelum pertunjukkan nanti malam, menikmati sore di alun alun. Malamnya, meskipun hanya sedikit yang stay di venue untuk menikmati musik mereka, Paris In The Making tetap maksimal bermain, salut untuk kawan kawan Youth Syndicate Family yang telah berusaha maksimal, sebuah kenangan manis.    



02. Mini Konser Peluncuran Album Kompilasi Koalisi Nada
Malang, 7 Juli 2012
Saya menyukai skena musik bawah tanah kota Malang sejak pertama kali melihat langsung sekitar tahun 2003. Pertengahan tahun 2012 Koalisi Nada--webzine kota Malang--merilis album kompilasi yang berisikan band band Malang yang patut didengar dan disebarluaskan via netlabel Kanal30. Mereka membuat pesta peluncuran di Houten Hand (bahasa Belandanya Kayu Tangan--nama kawasan di Malang), sebuah beer house yang baru dibuka. Begitu ada kesempatan meskipun mepet selepas bekerja di Blitar, saya berkunjung ke Malang (meskipun jarak Surabaya - Malang termasuk dekat saya terbilang jarang ke Malang) menghadiri pesta peluncuran. Pertama terkesima dengan venue, Houten Hand adalah tempat minum bir yang menyenangkan, saya kesana dengan Negro, doi kepalang senang ada tempat beginian di Malang, kami pun minum bir dan bertukar cerita dengan nyaman. Kedua, pertunjukkan musik digelar di lantai atas dengan ukuran ruang seluas kamar tidur, wuaahh berasa pesta di rumah. Peka, Kobra, Ajer, dan sejumlah band lainnya bermain dengan penuh keringat dan kesenangan. Para pengunjung berdansa berdesak desakkan, bernyanyi bersama, saling mengangkat diri menggapai langit langit, band dan audience tidak berjarak. Salut untuk Eko Marjani yang mengatur semuanya.    



03. Superbad #45
Jakarta, 11 November 2012
Indra Ameng memberikan kabar malam ini ada Superbad, saya, Wok The Rock, dan DIna sedang ada di Jakarta untuk Creative Commons Asia Pacific Conference, kami meluncur ke Jaya Pub yang dekat dengan hotel kami. Ini pengalaman pertama saya ke Jaya Pub sekaligus Superbad pertama saya, memasuki jalan samping Gedung Jaya menuju Jaya Pub dengan suasana jalan yang terabaikan kosong di pusat kota, lampu neon Jaya Pub satu satunya yang memberi tanda kehidupan. Dengan membayar tiket masuk 30ribu (gratis bir), saya tidak tahu list performer malam ini, saya hanya yakin Superbad menyenangkan mengingat The Secret Agents (Indra Ameng & Keke Tumbuan) adalah kurator yang oke sip. 

Jaya Pub ada di lantai atas, terkesima begitu masuk ke Jaya Pub, gilak asjik banget pub nya, vintage eksotis, ada sejak tahun 1975, setelah menyapa The Secret Agents langsung berkeliling pub sambil foto foto dan membaca banyak quote yang lucu lucu, mumpung masih sepi. Bertemu kawanan Nada Fiksi yang lagi soundcheck, asjik keturutan juga melihat mereka di panggung. Para pecinta Superbad berdatangan, tampak yang datang saling mengenal, akrab sana sini, saya jadi ikutan nyaman karena bersua dengan Ika, Fransis, Adyth, Sawi, Dimas Ario, Adel, dan melihat banyak bintang bawah tanah berkeliaran. Keke Tumbuan menjadi MC membuka Superbad #45 dengan membacakan daftar penampil, OMG ternyata bakal ada Jirapah, selain Nada Fiksi, Max Havelaar, dan band misterius : Pandai Besi. Hati saya kegirangan, sudah sangat lama sejak mendengar demo Jirapah yang Ababil Ashari bagikan ke saya beberapa tahun silam, kemudian diliris oleh Tsefuelha/Tsefula Records. Jirapah memukau saya dan seluruh penonton, terompet tukang roti pun dipencet berulang kali. Superbad #45 ditutup dengan hebat oleh Pandai Besi alias Efek Rumah Kaca yang berbagi aransemen baru sejumlah hits lama mereka, huhu beruntungnya saya malam ini. Bubaran gig, ngobrol dengan Ken Jenie, lalu seorang wanita cantik berbadan kurus menyapa, "pasti pangling sama gue, gue Sari", kami langsung bertukar kecup pipi, gilak doi bisa kurus gini. 



04. Yes No Klub #19
Yogyakarta, 13 November 2012
Sebelum Rully Shabara bersama Wukir dengan proyek mereka Senyawa tur ke Eropa, Rully dengan proyeknya ZOO akan tampil untuk pertama kalinya setelah mereka vakum. Di venue cadas yang selalu menjadi andalan : Gedung Patung di Jogja National Museum, Yes No Klub #19 dibuka oleh Arpappel, ada Adit disana, mereka ber-noise dengan vokal nge-hiphop. ZOO mengambil alih set, wuahh mereka membawa genderang besar, macam mau perang aja nih, Rully melepas bajunya, seperti biasa dia akan bernyanyi bertelanjang dada, dan dimulailah mereka meneriakkan komposisi di album terbaru mereka : Prasasti yang terbit tanggal 12122012 di Yes No Wave Music. Kepala saya ditabuh dengan bunyi bunyian drum, genderang, bas, dan vokal pembangkit jiwa, ini pengalaman kedua saya menyaksikan ZOO, mereka sangat mendebarkan jantung! Ican Harem dengan sopan nan kocak beredar diantara crowd mengumpulkan donasi, sepertinya donasi lebih mujarab ketimbang HTM, Wok The Rock dan Tim pun tersenyum.       



05. INF GIG 
Yogyakarta, 17 November 2012
Wok The Rock menjadi kurator Indonesian Netaudio Festival 2012, dalam rangka ulangtahun Yes No Wave Music yang ke-5, INF GIG menghadirkan deretan roster favorit YNW seperti Seek Six Sick, Frau, Sangkakala, Belkastrelka, juga roster netlabel lainnya : Dream Society, Bottlesmoker, Serigala Jahanam, Soda Dosa, dan yang bukan roster netlabel : Creo Nova dan Terapi Urine. Kongsi Jahat Syndicate menjadi partner kami untuk menyelenggarakan INF GIG di Langgeng Art Foundation, mereka dengan profesional mewujudkan INF GIG, 300 lebih tiket terjual habis, semua terpingkal saat Terapi Urine menguasai panggung, terpukau haru saat Frau melantunkan pujian, berdansa saat Bottlesmoker berbagi nada, menangis saat Seek Six Sick memuntahkan banyak anthem. 

  

06. Vague Jogja Tour 2012
Yogyakarta, 22-23 Desember 2012 
Berita tour mereka sudah terdengar sebulan sebelum hari H, tanggalnya bertepatan dengan liburan Natal bersama mama di YK, jadi saya pasti datang. Terpukau dengan Vogue setelah mengunduh EP mereka di Tsefuelha/Tsefula Records. Endless Summer, The Roads, 23 ada di Top 25 Most Played saya. Pertunjukkan pertama Vague di YK diasuh oleh Menus, Rangga, Adit, dan Kongsi Jahat Syndicate, yang juga menampilkan band asjik : Arpappel, SKANDAL, Talking Coasty, Anggisluka. Pertunjukkan kedua Vague adalah di Gedung Patung, JNM yang diasuh oleh Jogja Grunge People, mereka kebagian mic yang telah rusak, diputuskan bermain instrumental tanpa vokal, hasilnya adalah maut. Yudhis, Jan, Gery, 3 pria yang membuat Rangga bersedih melepas kepulangan mereka kembali ke ibukota. Saya juga berkenalan dengan Gia yang ikut rombongan Vague, setelah lama menikmati banyak video gig dengan deretan band pilihan yang dibuatnya dengan nama panggung STDgia.    


Tidak ada komentar:

Posting Komentar